Peningkatan Pemahaman Konsep Norma Sosial melalui Strategi Graphic Organizer pada Siswa Kelas VII dengan Hambatan Belajar

Authors

  • Retna Dewi Mayasari Universitas Negeri Yogyakarta
  • Aini Mahabbati Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.5022

Keywords:

norma sosial; Graphic Organizer; hambatan belajar; pemahaman konsep

Abstract

Pemahaman konsep norma sosial merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, namun siswa dengan hambatan belajar masih kesulitan memahami konsep yang bersifat abstrak. Meskipun Graphic Organizer terbukti efektif pada berbagai mata pelajaran, penerapannya pada materi norma sosial dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila masih terbatas. Penelitian ini bertujuan meningkatkan proses pembelajaran dan kemampuan pemahaman konsep norma sosial pada siswa kelas VII yang memiliki hambatan belajar melalui strategi Graphic Organizer. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas dua siswa kelas VII SMP Negeri 4 Malinau Selatan Hilir yang teridentifikasi mengalami kesulitan memahami materi konseptual dan abstrak pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tindakan dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing dua pertemuan, melalui tahapan Give, Fill, dan Make dengan memanfaatkan peta konsep, diagram Venn, dan bagan hierarki. Data dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep dan lembar observasi aktivitas guru serta siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai subjek MR meningkat dari 22 pada pra-tindakan menjadi 44 pada siklus I dan 96 pada siklus II, sedangkan nilai subjek MA meningkat dari 56 menjadi 60 dan 80. Aktivitas siswa juga meningkat dari kategori baik pada siklus I menjadi baik hingga sangat baik pada siklus II. Perbaikan berupa penyederhanaan instruksi, penambahan visual konkret pada LKPD, dan pendampingan intensif membantu siswa mengorganisasi informasi serta menghubungkan konsep dengan situasi kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi strategi Graphic Organizer melalui tahapan Give Fill Make tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep norma sosial, tetapi juga memperkuat proses pembelajaran yang lebih adaptif bagi siswa dengan hambatan belajar. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan strategi pembelajaran visual dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas inklusif serta menjadi alternatif bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih responsif terhadap keberagaman kebutuhan belajar peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amar, M. (2019). The Effect of Graphic Organizers Strategy on Reading Comprehension of Students with Different Learning Styles. Language-Edu, 8(1).

An, J., & Kim, D. Il. (2024). Effects of interventions using Graphic Organizer in Korea: a meta-analysis. In Asia Pacific Education Review (Vol. 25, Issue 5). https://doi.org/10.1007/s12564-024-09965-2

Bacarro, J. M., Galorport, A. E., Quimco, R. F. H., Rollon, M., Sua, A. J., Cabanilla, A., & Cortes, V. (2024). Graphic Organizers Pedagogy and Retention Skills of Students with Intellectual Disability: A Sequential Explanatory Mixed Methods Inquiry. CNU Journal of Higher Education, 18(1). https://doi.org/10.70997/2546-1796.1157

Dexter, D. D., & Hughes, C. A. (2011). Graphic Organizers and Students with Learning Disabilities: A Meta-Analysis. Learning Disabilities Research & Practice, 26(1), 2–13. https://doi.org/10.1111/j.1540-5826.2010.00324.x

Fitria, Y., Alwi, N. A., Eliasni, R., Chandra, C., & Kharisma, A. (2023). Graphic Organizer-Based Science Literacy Learning Models in Elementary Schools. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 12(1). https://doi.org/10.15294/jpii.v12i1.41004

Hall, T., & Strangman, N. (2002). Graphic Organizers.

Imsa-ard, P. (2022). Reading Better?: Enhancing Thai EFL Secondary School Students' Reading Comprehension Abilities with the Use of Graphic Organizers. English Language Teaching, 15(5). https://doi.org/10.5539/elt.v15n5p1

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The Action Research Planner (3rd ed.). Deakin University Press.

Kim, A., Vaughn, S., Wanzek, J., & Wei, S. (2004). Research-Based Methods of Reading Instruction for Adolescent Struggling Readers. Learning Disabilities Research & Practice.

Lerner, J. W., & Johns, B. (2015). Learning Disabilities and Related Disabilities: Strategies for Success (13th ed.). Cengage Learning.

Risda, R., Septriwinti, F. J., & Nasution, F. (2023). Pendekatan Pemrosesan Informasi. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 3(1), 49–59.

Setiadi, E. M., & Kolip, U. (2011). Pengantar Sosiologi: Pemahaman Fakta dan Gejala Permasalahan Sosial. Kencana.

Snow, C. E. (2002). Reading for Understanding: Toward an {R&D} Program in Reading Comprehension.

Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers.

Sweller, J., van Merriënboer, J. J. G., & Paas, F. (2019). Cognitive Architecture and Instructional Design: 20 Years Later. Educational Psychology Review.

Urton, K., Moeyaert, M., Nobel, K., Barwasser, A., Boon, R. T., & Grünke, M. (2025). Effects of Graphic Organizers on Outcomes for Students with Disabilities: Three-Level Meta-Analysis of Single-Case Studies. In Exceptionality (Vol. 33, Issue 1). https://doi.org/10.1080/09362835.2024.2389080

Zhao, X., Cox, A., & Chen, X. (2025). The use of generative AI by students with disabilities in higher education. Internet and Higher Education, 66. https://doi.org/10.1016/j.iheduc.2025.101014

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Dewi Mayasari, R., & Mahabbati, A. . (2026). Peningkatan Pemahaman Konsep Norma Sosial melalui Strategi Graphic Organizer pada Siswa Kelas VII dengan Hambatan Belajar . Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15(3 Agustus), 3317-3328. https://doi.org/10.58230/27454312.5022