Nilai Etnopedagogi dalam Lirik Tembang Macapat Berdasarkan Tahapan Kehidupan dan Implikasinya bagi Pendidikan Dasar

Authors

  • Amalia Putri Nabila Universitas Negeri Malang
  • Oktaviani Adhi Suciptaningsih Universitas Negeri Malang
  • Aynin Mashfufah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.3547

Keywords:

etnopedagogi, tembang macapat, pendidikan karakter, sekolah dasar, analisis isi

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, nilai moral, dan identitas budaya peserta didik. Namun, praktik pembelajaran di sekolah dasar masih cenderung menekankan aspek kognitif, sementara pemanfaatan budaya lokal sebagai sumber nilai pendidikan belum dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etnopedagogi yang terkandung dalam lirik tembang macapat serta relevansinya dalam konteks pendidikan dasar sebagai penguatan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap lirik sebelas tembang macapat sebagai data utama, yang diperoleh dari sumber teks resmi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Data pendukung diperoleh melalui observasi terbatas dan wawancara informal dengan guru dan siswa SDN Tlogomas 1 Kota Malang untuk memperkuat konteks temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang macapat merepresentasikan tahapan kehidupan manusia secara bertahap, mulai dari pra-kelahiran hingga akhir kehidupan, yang mengandung nilai etnopedagogi berupa moral, sosial, spiritual, kebijaksanaan hidup, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut memiliki kesesuaian dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar serta sejalan dengan teori belajar humanistik, konstruktivistik, dan sosial, serta dapat dipahami sebagai bentuk cultural scaffolding yang mendukung proses pembelajaran bermakna (deep learning). Selain itu, nilai-nilai dalam tembang macapat relevan dengan penguatan Dimensi Profil Lulusan dalam Kurikulum Merdeka, khususnya pada aspek beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, dan bernalar kritis. Temuan ini menunjukkan bahwa tembang macapat tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai teks pendidikan karakter yang bersifat kontekstual dan reflektif bagi pembelajaran sekolah dasar berbasis budaya. Nilai-nilai tersebut berpotensi diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka sebagai penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anto, P., & Anita, T. (2019). Tembang macapat sebagai penunjang pendidikan karakter. Jurnal Deiksis, 11(1), 77–85. https://doi.org/10.30998/deiksis.v11i01.3221

Arisyanto, P., Prasetyo, S. A., Fita, M., Untari, A., & Sundari, R. S. (2021). Pengembangan media pembelajaran tembang macapat berbasis android bagi mahasiswa PGSD UPGRIS. Jurnal Basicedu, 5(3), 1584–1592. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i3.945

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Firmansyah, D. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi penelitian : literature review general sampling techniques in research methodology : Literature review. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85–114. https://doi.org/10.55927/jiph.v1i2.937

Huang, W. (2024). An exploration of needs within Maslows hierarchy of motivation. Advances in Social Behavior Research, 14, 41–44. https://doi.org/10.54254/2753-7102/2024.19284

Ihsan, B. (2019). Peran pembelajaran budaya lokal dalam pembentukan karakter siswa madrasah ibtidaiyah (MI). MIDA: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.52166/mida.v2i2.1571

Ilahin, N. (2022). Pengaruh pengunaan media sosial Tik‑Tok terhadap karakter siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah. Ibtida: Media Komunikasi Pendidikan Dasar Islam 3(1), 112–119. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/360205582

Jessy, T. Richard, D. (2024). Merdeka Belajar dalam Pandangan Pendidikan Humanisme: Analisis Konsep. Basicedu : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 8(3), 2324–2330.

https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i3.7692

Juli, I. G., Putra, S., Agustini, K., Suartama, I. K., Pendidikan, T., & Ganesha, U. P. (2025). Peran scaffolding untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran jarak jauh : Systematic literature review. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia, 5(9), 2753–2768. https://doi.org/10.52436/1.jpti.1122

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner: Doing critical participatory action research. Springer.

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Mayring, P. (2014). Qualitative content analysis: Theoretical foundation, basic procedures and software solution. Klagenfurt.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://pdfroom.com/books/qualitative-data-analysis-a-methods-sourcebook/9qlgyX3PdMG

Mohd Hashim, N. N. D., Zain, A., Mohd Basir, J., & Salleh, N. A. S. (2026). The impact and main components of ethnopedagogy practice in culture literature: A scoping review. International Journal of Early Years Education, Advance online publication, 1–21. https://doi.org/10.1080/09669760.2025.2611387

Ogodo, J. A. (2024). Culturally responsive pedagogical knowledge: An integrative teacher knowledge base for diversified STEM classrooms. Education Sciences, 14(2), Article 124. https://doi.org/10.3390/educsci14020124

Oktavianti, I., & Ratnasari, Y. (2018). Etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar melalui media berbasis kearifan lokal. Jurnal Refleksi Edukatika, 8(2), 149–154. https://doi.org/10.24176/re.v8i2.2353

Pardila, J., Hariry, S., & Saifuddin, T. (2025). Pengaruh konten Tik Tok terhadap psikologi dan pembentukan nilai agama pada anak-anak: Perspektif psikologi agama. JPIM: Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(3), 918–925. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/680

Putri, A. G., Widya, A., & Panamuan, F. B. (2025). Dampak globalisasi terhadap kebudayaan lokal pada era modernisasi. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(3), 85–101. https://doi.org/10.62238/jupsi.v2i3.129

Risandy, L. A., Rofisian, N., & Ferryka, P. Z. (2025). Peran guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pelajaran IPA kelas IV di SDN 1 Beluk. KATALIS: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 1(3), 285–298. https://doi.org/10.62383/katalis.v1i3.608

Rochadiana, A., Narimo, S., Prastiwi, Y., & Rahmawati, L. E. (2022). The implementation of tembang macapat learning as a means of primary school character education. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 3(4), 508–518. https://doi.org/10.46843/jiecr.v3i4.215

Safitri, R. D., Suwarma, D. M., & Muyassaroh, I. (2024). Pendekatan Konstruktivisme Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 10(3), 238-247. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n3.p238-247

Santoso, P. (2016). Fungsi sosial kemasyarakatan tembang macapat : Community social functions of macapat. Widyaparwa : Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, 44(12), 85–97. https://widyaparwa.kemendikdasmen.go.id/index.php/widyaparwa/article/download/131/127

Sarafuddin, S., & Winarto, W. (2019). Optimalisasi peran guru dalam mendidik karakter siswa melalui media tembang macapat Pangkur. Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.33061/awpm.v3i1.3193

Saridudin. (2025). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis delapan dimensi profil lulusan pembelajaran mendalam (deep learning) untuk menjawab tantangan abad 21. Hasbuna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 214–228. https://journal.iaitasik.ac.id/index.php/hasbuna/article/view/590/430

Sugiarto, E., Syarif, M. I., Mulyono, K. B., Nizam, A., & Krisnawati, M. (2025). How is ethnopedagogy-based education implemented? A case study on the heritage of batik in Indonesia. Cogent Education, 12(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2025.2466245

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami sumber data penelitian: Primer, sekunder, dan tersier. Jurnal Edu Research Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS), 5(9), 110–116. https://iicls.org/index.php/jer/article/download/238/195

Syafitri, E., Rofiiqoh, H., Alimah, R., & Chamdani, M. (2019). Character values in Macapat song. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 1, 166. https://doi.org/10.20961/shes.v1i2.26900

Syahputra, A. (2024). Peran teori belajar dalam mewujudkan kurikulum yang adaptif dan inklusif: Kajian literatur. J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan), 5(3), 819–823. https://doi.org/10.25157/j-kip.v5i3.16292

Tri, M., Damayanti, D., Fauzi, F., Marlia, A., Mastio, R., Oktayani, E., & Rosyadah, M. (2025). Pengaruh ajaran Walisongo terhadap pendidikan moral dan karakter generasi muda di sekolah Islam masa kini. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1043–1054. https://doi.org/10.63822/smr4hr93

Wardhana, A. (2023). Instrumen penelitian kuantitatif dan kualitatif (pp. 157–173). Media Sains Indonesia.

Zahra. (2023). Macapat. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://badanbahasa.kemendikdasmen.go.id/resource/doc/files/Macapat_-Zahra_0.pdf

Zeng, Y., Isleem, H. F., Tejani, G. G., Jahami, A., & Alnowibet, K. A. (2025). Examining the impact of culturally responsive teaching and identity affirmation on student outcomes: A mixed-methods study in diverse educational settings. International Journal of Educational Development, 117, Article 103376. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2025.103376

Downloads

Published

2026-02-01

How to Cite

Putri Nabila, A., Adhi Suciptaningsih, O. ., & Mashfufah, A. (2026). Nilai Etnopedagogi dalam Lirik Tembang Macapat Berdasarkan Tahapan Kehidupan dan Implikasinya bagi Pendidikan Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15(1 Februari), 91-106. https://doi.org/10.58230/27454312.3547