Pemanfaatan Museum Mpu Tantular Sebagai Sumber Belajar Untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Siswa Pada Materi Hindu-Buddha

Authors

  • Heru Hendra Yogi Yogi Universitas Negeri Malang
  • Aditya Nugroho Widiadi Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.58230/27454312.3665

Keywords:

Museum Mpu Tantular, Pemahaman Sejarah, Hindu-Buddha, Mixed Methods

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan Museum Mpu Tantular sebagai sumber belajar sejarah serta menjelaskan pengalaman belajar di museum dalam meningkatkan pemahaman sejarah siswa kelas X-10 SMA Negeri 1 Wonoayu pada materi Hindu-Buddha melalui pengintegrasian sumber belajar berbasis lingkungan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pemahaman sejarah siswa terhadap pembelajaran sejarah siswa kelas X pada materi Hindu-Buddha yang masih berorientasi kepada buku teks dan ceramah, serta masih belum memanfaatkan lingkungan di luar sekolah sebagai sumber belajar sejarah yang kontekstual dan bermakna. Landasan teori penelitian ini mengacu pada konstruktivisme John Dewey (learning by doing) yang menekankan pengetahuan diperoleh oleh siswa melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungan. Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan desain concurrent triangulation, melalui penggabungan data kuantitatif dan data kualitatif secara bersamaan dalam satu waktu. Instrumen penelitian menggunakan tes 20 soal pemahaman sejarah siswa (pretest-posttest), pedoman observasi, serta pedoman wawancara siswa dan guru. Sampel penelitian yaitu seluruh siswa kelas X-10 SMA Negeri 1 Wonoayu yang berjumlah 36. Data dianalisis menggunakan N-gain dan analisis deskriptif serta melalui teknik triangulasi data. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan pemahaman sejarah siswa setelah pembelajaran melalui kunjungan ke Museum Mpu Tantular, yang ditunjukkan oleh nilai N-gain sebesar 0,61, termasuk dalam kategori sedang, menunjukkan bahwa kunjungan museum dapat meningkatkan pemahaman sejarah siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Diperkuat data kualitatif yang menunjukkan Museum Mpu Tantular memiliki potensi besar sebagai sumber belajar sejarah untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Integrasi hasil kuantitatif dan kualitatif berkontribusi pada ilmu pengetahuan dengan menegaskan bahwa museum dapat dijadikan sumber belajar sejarah yang efektif, khususnya untuk materi Hindu-Buddha, sekaligus menjadi model pembelajaran sejarah berbasis pengalaman yang dapat diaplikasikan di konteks pendidikan lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalina, S. N. (2020). Integrasi ilmu sejarah dan agama: implikasinya dalam pembelajaran. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(1), 48–52.

Asmara, Y. (2019). Pembelajaran sejarah menjadi bermakna dengan pendekatan kontekstual. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Riset Sosial-Humaniora, 2(2), 105-120. https://doi.org/10.31539/kaganga.v2i2.940

Astuti, A. D., & Suryadi, A. (2020). Pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa SMA Negeri di Kota Semarang. Jurnal Profesi Keguruan, 6(1), 9-21.

Aulia, T., Fitriyani, S., Syuzairi, M., & Mahadiansar, M. (2024). Implementasi Pendidikan Pancasila dalam Kegiatan Kunjungan Museum sebagai Upaya Penguatan Karakter di Kota Tanjungpinang. Khidmat: Journal of Community Service, 1(3), 153–168. https://doi.org/10.31629/khidmat.v1i3.7036

Azhari, D. S., Afif, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian mixed method research untuk disertasi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 8010–8025.

Bunari, B., Rafif, M., Delawati, A., & Agustine, V. (2025). Pelestarian Sejarah Lokal melalui Optimalisasi Fungsi Koleksi Museum: Pengabdian Masyarakat di Museum Sang Nila Utama. Dinamika Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Transformasi Kesejahteraan, 2(1), 9–20. https://doi.org/10.62951/dinsos.v2i1.1352

Creswell, J. W., & Clark, V. L. P. (2017). Designing and Conducting Mixed Methods Research. Sage Publications.

Darliana, E., Noverita, A., Siregar, Z., & Nasution, U. S. Z. (2025). PENGENALAN MUSEUM SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KULTURAL MAHASISWA PENDIDIKAN IPS. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 28–37.

Ervina, E., Nilasari, N. P., & Syafiq, M. (2025). Penerapan Metode Story Telling Islami Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Terhadap Materi Sejarah Nabi Dalam Pendidikan Agama Islam. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(2), 1-10. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1073

Evitasari, O., Qodariah, L., & Gunawan, R. (2020). Pemanfaatan fungsi museum sebagai sumber belajar sejarah dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Estoria: Journal of Social Science and Humanities, 1(1), 43-56. https://doi.org/10.30998/je.v1i1.462

Fadhallah, R. A. (2021). Wawancara. Unj Press.

Fitriani, Y., & Fatmariza, F. (2022). Manfaat kesadaran sejarah dalam membangun karakter bangsa. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 7(2), 278–283. https://doi.org/https://jurnal.iicet.org/index.php/jpgi/article/view/2312

Hake, R. (1998). Interactive-Engagement Versus Traditional Methods: A Six-Thousand-Student Survey of Mechanics Test Data for Introductory Physics Courses. American Journal of Physics - AMER J PHYS, 66. https://doi.org/10.1119/1.18809

Hermawan, Y., Ahnaf, M. D., & Santi, F. U. (2021). Pemanfaatan Museum Sonobudoyo Sebagai Sumber Belajar Untuk Masyarakat. Lifelong Education Journal, 1(1), 81-90. https://doi.org/10.59935/lej.v1i1.6

Ibrahim, N. (2018). Pemanfaatan museum sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah. Visipena, 9(2), 215–235. https://doi.org/10.46244/visipena.v9i2.455

Juwita, T., Novianti, E., Tahir, R., & Nugraha, A. (2020). Pengembangan model wisata edukasi di Museum Pendidikan Nasional. Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation, 3(1), 8-17. https://doi.org/10.17509/jithor.v3i1.21488

Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39.

Liputo, S., Yunus, R., & Manay, H. (2025). HISTORICAL TOURISM WORK LEARNING MODEL AS AN EFFORT TO IMPROVE STUDENTS'LEARNING MOTIVATION IN HISTORY SUBJECTS IN SMA NEGERI 7 GORONTALO. Satmata: Journal of Historical Education Studies, 2(4), 306-315. https://doi.org/10.61677/satmata.v2i4.445

Mariyaningsih, N., & Hidayati, M. (2018). BUKAN KELAS BIASA: Teori dan Praktik Berbagai Model dan Metode Pembelajaran Menerapkan Inovasi Pembelajaran di Kelas-Kelas Inspiratif. CV Kekata Group.

Miles, M. B. & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks.

Mohamad, S., Hasan, R., & Wantu, A. (2024). Optimalisasi peran museum sebagai sumber pelestarian budaya dalam pembelajaran Sejarah lokal di sekolah. Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 197-202. https://doi.org/10.37905/sjppm.v1i3.147

Morees, S. E., Hetharion, B. D. S., Kubangun, N. A., & Far-Far, G. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Pembelajaran Sejarah. Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 398–410. https://doi.org/10.53624/kontribusi.v5i2.642

Oktaviani, E. D. (2020). Pemanfaatan Museum Keprajuritan Indonesia sebagai sumber belajar sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 9(2), 153-171. https://doi.org/10.21009/JPS.092.04

Purnawanto, A. T. (2022). Perencanakan pembelajaran bermakna dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jurnal Pedagogy, 15(1), 75–94. https://doi.org/10.63889/pedagogy.v15i1.116

Putra, J. F., Fatmah, F., & Yuliarni, Y. (2023). PEMANFAATAN MUSEUM NEGERI PROVINSI SUMATERA SELATAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH SEJARAH INDONESIA MASA PRA-AKSARA DAN HINDU BUDHA TAHUN 2022-2023. Danadyaksa Historica, 3(2), 129–139. https://doi.org/10.32502/jdh.v3i2.7286

Randa, Z., Sapto, A., & Suprapta, B. (2020). Pemanfaatan Museum Keraton Sambaliung untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Siswa. State University of Malang.

Rizki, S. A., Bik, M. T. N., & Susanti, E. (2025). TEORI BELAJAR KONTRUKTIVISME. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4), 6867-6882.

Safi, J., & Bau, S. O. (2021). Pemanfaatan Museum Rempah Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah. Jurnal Artefak, 8(1), 11-18.

Saidillah, A. (2019). Pemanfaatan Museum Batiwakkal sebagai sumber belajar untuk meningkatkan kesadaran sejarah dan hasil belajar peserta didik kelas X IPS SMA Negeri 5 Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Universitas Negeri Malang.

Sardiman, S. (2017). Reformulasi pembelajaran sejarah: Sebuah tantangan. ISTORIA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah, 13(1). https://doi.org/10.21831/istoria.v13i1.17610

Siregar, Z. (2022). Kontribusi Materi Sejarah dalam Membangun Kesadaran Identitas dan Kewarganegaraan pada Pembelajaran IPS. Jurnal Sintaksis, 4(1), 156–163. https://doi.org/10.55263/sintaksis.v4i1.411

Surahman, M., Sugiyanto, S., DRUPADI, R. D., & Pangestu, D. (2020). Pemanfaatan museum dalam pelestarian budaya daerah Lampung sebagai upaya pengembangan media pembelajaran guru sekolah dasar. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 279-282. https://doi.org/10.12928/jp.v4i3.2838

Suparjan, E. (2019). Pendidikan sejarah untuk membentuk karakter bangsa. Deepublish Publisher.

Warini, S., Hidayat, Y. N., & Ilmi, D. (2023). Teori belajar sosial dalam pembelajaran. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(4), 566-576. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i4.181

Wulandari, S. S., & Birsyada, M. I. (2024). The The Role of The TNI AD Dharma Wiratama Museum In Enhancing Understanding of The Independence Struggle In Historical Education. International Conference on Aplied Social Sciences in Education, 1(1), 631–638. https://doi.org/10.31316/icasse.v1i1.6862

Yurniati, Y., Perimasanti, R. D. A., & Syafitri, L. N. H. (2023). Pembelajaran Berbasis Pengalaman Sebagai Inti Teori Konstrukturvisme John Dewey Dalam Perspektif Psikologi Pendidikan. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 8(2), 635-642. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v8i2.3218

Downloads

Published

2026-02-22

How to Cite

Yogi, H. H. Y., & Aditya Nugroho Widiadi. (2026). Pemanfaatan Museum Mpu Tantular Sebagai Sumber Belajar Untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Siswa Pada Materi Hindu-Buddha. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 15(1 Februari), 935-948. https://doi.org/10.58230/27454312.3665